Mengenal Sistem Payroll & Metode Gajian Di Indonesia

Salah satu masalah terpenting yang harus dikuasai oleh akuntan, administrator, dan profesional yang bertanggung jawab atas Sumber Daya Manusia adalah manajemen payroll, untuk ini Anda perlu mengetahui berapa banyak jenis sistem penggajian yang ada dan kapan diimplementasikan.

Apa Itu Payroll?

Mengenal Sistem Payroll & Metode Gajian Di IndonesiaPayroll didefinisikan sebagai dokumen analitis yang bersifat administratif dalam pencatatan pendapatan dan pemotongan upah dari satu atau lebih karyawan di periode tertentu dalam suatu organisasi.

Dokumen ini berfungsi untuk mencerminkan pembayaran gaji/upah dan tunjangan kepada karyawan, serta pemotongan yang sesuai.

Untuk berbicara tentang sistem payroll, Anda juga harus mengetahui konsep berikut:

Gaji: adalah jumlah yang dibayarkan kepada karyawan dan diberikan sesuai dengan kinerja posisi atau layanan profesional.

Potongan: adalah jumlah yang dipotong dari pekerja misalnya seperti jaminan sosial (iuran BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan dan Asuransi kesehatan), iuran serikat pekerja atau lainnya.

Payroll adalah dokumen penting karena tercatat dan memungkinkan kontrol pembayaran, pencatatan semua aktivitas finansial termasuk bonus dalam periode waktu tertentu yang telah dibayarkan perusahaan.

Metode Gajian Pada Sistem Payroll Di Indonesia

robotic process automation rpa in HR DepartmentPada dasarnya, proses penggajian di Indonesia telah diatur dalam dua aspek hukum untuk memastikan pemerintah melindungi hak-hak pekerja dalam penerapan sistem gajian.

Pertama, gaji/upah merupakan aspek hukum publik, bila terjadi pelanggaran akan disertai sanksi sehingga pengaturan gaji dari perspektif hukum publik bersifat memaksa (dwangenrechts). Misalnya dalam Pasal 88E ayat (2) UU Ketenagakerjaan mengatur bahwa pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum.

Kedua, dilihat dari aspek hukum privat yaitu proses gajian diatur dalam Pasal 1338 jo. Pasal 1320 KUH Perdata yang sesuai dengan asas-asas freedom of contract, pacta sunt servanda, beginzel der contract vrijeheids. Karena aspek hukum publik hanya mengatur gaji/upah minimum saja, sehingga secara besaran gaji diatas upah minimum menjadi wilayah (domain) kesepakatan di antara para pihak, yang berarti merupakan aspek hukum privat.

Komponen Perhitungan Gaji

Istilah-istilah gaji pokok, tunjangan, pemotongan pajak, dana tabungan, asuransi, dll. sering membuat kebingungan bagi karyawan. Di artikel ini kami telah mencoba untuk menggambarkan semua istilah yang terkait dengan gaji untuk membuatnya lebih mudah bagi Anda.

Gaji Pokok

Gaji pokok adalah penghasilan pokok pekerja (karyawan). Perhitungan gaji pokok didasarkan pada beban pekerjaan. Semakin besar gaji seorang karyawan akan semakin besar pula beban pekerjaanya, tugasnya semakin berat bahkan resiko pekerjaan tergolong tinggi, mencerminkan besarnya tanggung jawab.

Tunjangan

Tunjangan adalah sejumlah uang yang diterima karyawan untuk memenuhi persyaratan jasa. Umumnya saat perusahaan menawarkan adanya kesempatan kerja disertai pula dengan adanya beberapa jenis kualifikasi. Seluruh karyawan yang memenuhi setiap jenis klasifikasi tersebut akan memperoleh gaji yang lebih besar.

Pajak Penghasilan

Pajak yang dikenakan atas penghasilan pribadi seseorang disebut pajak penghasilan. Biasanya, seorang karyawan mendapatkan gajinya setelah dipotong pajak oleh pemberi kerja. Jumlah pajak yang dipotong serta dibayarkan kepada pemerintah oleh perusahaan.

Asuransi jiwa dan asuransi kesehatan

Banyak perusahaan memberikan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa kepada karyawan mereka, yang preminya ditanggung oleh pemberi kerja. Oleh karena itu harus dipotong saat menghitung gaji ke sistem payroll.

Sistem Penggajian Di Indonesia

Pada umumnya di Indonesia menggunakan sistem gaji pokok yang didasarkan pada masa kerja dan level posisi (pangkat), dengan kata lain gaji pokok didasarkan pada teori human capital, yaitu gaji pegawai diberikan sebanding dengan tingkat pendidikan dan latihan yang dicapainya.

Seperti dikutip dari primalifejournal, Indonesia dalam implementasinya menggunakan 3 sistem penggajian yang dibagi menjadi Penggajian Skala Tunggal, Penggajian Skala Ganda dan Sistem Penggajian Campuran:

Penggajian Skala Tunggal. Definisi sistem ini dimana karyawan yang berpangkat sama diberikan gaji yang sama dengan tidak memperhatikan sifat dan tanggungjawab pekerjaan itu.

Penggajian Skala Ganda. Sistem penggajian dimana gaji diberikan berdasarkan sifat pekerjaan, prestasi yang dicapai, berat dan ringan tanggungjawab pekerjaan yang menjadi beban karyawan.

Sistem Campuran. Menetapkan kesetaraan gaji karyawan berdasarkan level posisi disamping itu diberikan tunjangan yang besarannya dihitung berdasarkan beban kerja dan tanggung jawab.

Untung Rugi Sistem Penggajian Di Indonesia

Sistem Penggajian Keuntungan Kerugian
Sistem Penggajian Skala Tunggal • Sederhana
• Cukup dengan satu peraturan
• Dirasa tidak adil karena factor resiko
• Force Majeure, Kesibukan, Dll.. tidak dipertimbangkan
Sistem Penggajian Skala Ganda Memberikan motivasi para pegawai yang memikul tanggung jawab yang berat Menimbulkan ketidakadilan pada saat pensiun bagi pegawai yang memiliki pangkat dan pendidikan yang sama tetapi berbeda sifat pekerjaan
Sistem Penggajian Campuran • Karyawan yang memiliki Level Posisi (pangkat) yang sama mendapatkan gaji yang sama
• Perbedaannya adalah tunjangan yang diberikan tergantung sifat pekerjaan
5/5 - (1 vote)

Chat us